Sunday, 29 July 2012

JONES

SIAPA DISINI YANG JONGES HAYOO??!!! sebenernya yang jonges itu gue-_-

Jones : JOMBLO NGENES #muncrat
biasa nya sihh yahhh jones ini ada ciri2 nya, waktu mangkalnya, DAN alasannya! mari kita simak berita berikut ini :

I. Apa ciri-ciri jones?
  •  kaga punya pacar alias JOMBLO (iyalah pasti-_-)
  •  biasanya kalo lagi malem minggu jonges itu kerjaannya menuhin TL
  •  terus biasanya sihh jones itu orangnnya kaga jaim, mereka mahh ASAL JEPLAK #muncrat kenapa asal jeplak? soalnya kan kaga ada pacar yang liatin jadi mahh so ngapain malu-_-??
  • tapi kadang ada jones yang SOK laku-_- atau jones yang suka CAPER.

II. kapan jones mangkal?

kalo orang pacaran keluarnya pada malem MINGGU kan ya?? Naahhh beda sama jones. Kalo jones keluarnya malem JUMAT, mau tau kenapa?? Soalnya kalo keluar malem minggu itu HORROR BOOO HORROR!!! banyak setannya-_- (setan : orang yang lagi pacaran) terus kalo malem jumat jones itu biasanya nyiapin lilin, buat apa tau ga?? Buat ngepet...........................................TAPI ngepetnya bukan duit tapi ngepetnya COGAN-_- (cogan : cowok ganteng)


III. Kenapa kita jadi jones?

Karena kita gapunya pacar-_- kenapa kita gapunya pacar??? NAHHHH INI BEDANYA....
 
 Ada 2 alasan :
  1. KAGA LAKU
  2. EMANG GAMAU PACARAN
Nahhhh kalo gua masuk yang masuk yang kedua :D soalnya tuhh gua kan kelas 9 jadi harus sibuk belajar :D dan BLA...BLA...BLA... #KeluarNaskah #muncrat #BanyakBacot -______- #BalikKeNaskah

JADIII GA SEMUA JOMBLO TUHH GALAKU YAHH-______-wahahahahahaaaa
TERUUUSSS GA SEMUA ORANG SUKA MALMING-_- wahahahahahahaaa

Yaa jadi itu sekian dari gua, maaf kalo gua banyak MUNCRAT (gausah di caps bang-_-) dann yahhhh hope you guys like it dahhh... maaf kalo ada kata-kata yang ga berkenan :)
Sekian dan TERIMAKASIH






EHHH WOIII JANGAN LUPA FOLLOW YAAAA!!! follow twitter gua jugaaa yahhh @yossykp :) bye cyaaa!!! x

Friday, 13 July 2012

More Information Of Global Warming


What is global warming? 


Global warming is when the earth heats up (the temperature rises).  It happens when greenhouse gases (carbon dioxide, water vapor, nitrous oxide, and methane) trap heat and light from the sun in the earth’s atmosphere, which increases the temperature.  This hurts many people, animals, and plants.  Many cannot take the change, so they die.



What is the greenhouse effect?
The greenhouse effect is when the temperature rises because the sun’s heat and light is trapped in the earth’s atmosphere.  This is like when heat is trapped in a car. On a very hot day, the car gets hotter when it is out in the parking lot.  This is because the heat and light from the sun can get into the car, by going through the windows, but it can’t get back out.  This is what the greenhouse effect does to the earth.  The heat and light can get through the atmosphere, but it can’t get out.  As a result, the temperature rises.
The sun’s heat can get into the car through the windows but is then trapped.  This makes what ever the place might be, a greenhouse, a car, a building, or the earth’s atmosphere, hotter.  This diagram shows the heat coming into a car as visible light (light you can see) and infrared light (heat).  Once the light is inside the car, it is trapped and the heat builds up, just like it does in the earth’s atmosphere.
Sometimes the temperature can change in a way that helps us.  The greenhouse effect makes the earth appropriate for people to live on.  Without it, the earth would be freezing, or on the other hand it would be burning hot.  It would be freezing at night because the sun would be down.  We would not get the sun’s heat and light to make the night somewhat warm.  During the day, especially during the summer, it would be burning because the sun would be up with no atmosphere to filter it, so people, plants, and animals would be exposed to all the light and heat.
Although the greenhouse effect makes the earth able to have people living on it, if there gets to be too many gases, the earth can get unusually warmer, and many plants, animals, and people will die.  They would die because there would be less food (plants like corn, wheat, and other vegetables and fruits).  This would happen because the plants would not be able to take the heat.  This would cause us to have less food to eat, but it would also limit the food that animals have.  With less food, like grass, for the animals that we need to survive (like cows) we would even have less food.  Gradually, people, plants, and animals would all die of hunger.  


What are greenhouse gasses?
Greenhouse gasses are gasses are in the earth’s atmosphere that collect heat and light from the sun.  With too many greenhouse gasses in the air, the earth’s atmosphere will trap too much heat and the earth will get too hot.  As a result people, animals, and plants would die because the heat would be too strong.

What causes global warming?
Many things cause global warming.  One thing that causes global warming is electrical pollution.  Electricity causes pollution in many ways, some worse than others.  In most cases, fossil fuels are burned to create electricity.  Fossil fuels are made of dead plants and animals.  Some examples of fossil fuels are oil and petroleum.  Many pollutants (chemicals that pollute the air, water, and land) are sent into the air when fossil fuels are burned.  Some of these chemicals are called greenhouse gasses.
We use these sources of energy much more than the sources that give off less pollution.  Petroleum, one of the sources of energy, is used a lot.  It is used for transportation, making electricity, and making many other things.  Although this source of energy gives off a lot of pollution, it is used for 38% of the United States’ energy.

 
What are people doing to stop global warming?  
People are doing many things to try to stop global warming.  One thing people are doing is carpooling.  Carpooling is driving with someone to a place that you are both going to.  This minimizes the amount of greenhouse gases put into the air by a car.
Another thing that people are doing is being more careful about leaving things turned on like the television, computer, and the lights.   A lot of people are taking time away from the television, and instead, they are spending more time outdoors.  This helps our planet out a lot.  Now, more people are even riding busses, walking to school, and riding their bikes to lower the amount of greenhouse gases in the air.  Planting trees and recycling also helps.  If you recycle, less trash goes to the dump, and less trash gets burned.  As a result, there are fewer greenhouse gasses in our atmosphere. 
Watch what you buy.  Many things, such as hairspray and deodorant, now are made to have less of an impact on the atmosphere.  Less greenhouse gasses will rise into the air, and global warming will slow down.

Kid can help stop global warming, too!!
Although adults do many things to help stop global warming, kids can do just as much.  Kids can’t do hard things like making a law, but we can do easier things like not watching as much TV.  You can listen to your parents when they say, turn off your lights or go play outside.  Listening to them and actually trying to help can help you, your environment, and the world.

















Monday, 20 February 2012

True Love

Hallooo.... apa kabar? baik pastinyaa....
Gua mau cerita niiihhh tentang true love dan cinta monyet bagi gua tuhh apa, jadi simak cerita dari gua yaaaa....

Banyak orang bilang true love itu " Cinta Sejati " emang bener sihh , cuman buat gua true love itu " Cinta Sejati yang TULUS MENCINTAI " kalo cuma cinta sejati doang ga seruuu kalo ga ada yang tulus mencintai.... ya gaaa????
jadi sebenernya sihh kalo masih seumur gua (smp) belum ada nohh true love soalnya kalo anak seumur gua masih " LOVE MONKEY " *LHOOO???* cinta monyet biasanye orang bilang... (kalo bahasa gua love monkey , wahahahaaha)
mangkanye kalo seumur smp udh percaya true love sebenernya bahaya , apalagi perempuan-___-" iiiisssshhhh.... soalnya kadang kata " true love " itu suka salah diartiinyee.... jadi kadang orang mikir "ooohhh cowo gue kan true love guaaa , berarti gua boleh *sensooorrr* dongg... kan pasti dia balik lagi ke guaa karena udh jd true love..."  GABOLEHHH YAAA !!!!!!! mending kalo emang itu true love kita , lahhh kalo bukannn *gubraaakkk* bisa berabe ceritanyaaa......
-pertama , bisa masalah sama nyokap bokap
-kedua , bisa menjatuhkan nama baik
-ketiga , bisa berhubungan dengan dosaa!!! ngeriii kannn......
mangkanya berpikir dulu sebelum berbuat khusunya buat anak remaja... jaga keperawanan mu!!! itu harta bagi mu apalagi yang cewe!! okee?!?! wahahahahaa so.... inget pesan gue yaaaaawwww.....
see yaaa !!!!

maaf bila ceritanya agak GANYAMBUNG karena gua ga pinter tulis artikel.... wahahahaha sama maaf bila ada kata-kata yang tidak berkenan....

BYEEE SEE YAAA NEXT TIMEE !!!!!!! WAAHAHAHAHAHAHAHAHAAAAAAA

 


Friday, 2 December 2011

Makna Natal Sesungguhnya

Sudah menjadi kebiasaan bahwa Natal selalu dirayakan di bulan Desember. Natal sekarang ini bahkan sudah menjadi tradisi bukan hanya dikalangan Kristen tetapi juga menjadi tradisi bagi kalangan yang belum percaya kepada Tuhan. Coba lihat di toko-toko yang non Kristen, disana kita akan menjumpai pajangan, pernik-pernik Natal, pohon Natal sampai lagu Natal yang dikumandangan memuji Sang Anak yang dijanjikan Allah. Bukan hanya itu saja, di rumah-rumah yang belum percaya Tuhan pun kita akan menjumpai lagu Natal dan pohonnya. Tidak perduli apakah mereka benar-benar mengerti makna dan arti perayaan Natal itu atau tidak setiap tahun Natal sudah menjadi suatu tradisi bagi umat manusia di muka bumi ini. Pertanyaanya adalah, bagaimana membedakan perayaan Natal yang Kristiani dan yang bukan? Apakah Natal yang dirayakan orang Kristen sudah pasti Kristiani?
Ingat, bukanlah orang yang merayakan Natal yang disebut sebagai Kristen, orang-orang yang belum percaya pun sering merayakan Natal. Bagi mereka Natal bahkan sudah menjadi tradisi. Natal yang dirayakan oleh orang-orang yang belum percaya adalah Natal dengan Santa Claus dan Natal tanpa Kristus. Natal bagi orang Kristen boleh tanpa Santa Claus tapi tidak boleh tanpa Kristus. Bagi orang-orang duniawi, sosok yang namanya Santa Clause sudah identik dengan Natal, tapi Kristus tidak diidentikkan dengan Natal. Paham ini bahkan sudah merasuki gereja-gereja sekarang ini. Santa Claus sudah mengantikan sentral dari kejadian di malam Natal yaitu Kristus sendiri. Santa Claus sudah membuat kita lupa bahwa Allah mengasihi manusia berdosa dengan mengutus AnakNya ke dalam dunia. Santa Claus mulai mengantikan Kristus di malam Natal.
Peristiwa di malam Natal sebenarnya adalah peristiwa yang sangat luar biasa. Malam itu adalah malam puncak pernyataan kasih Allah kepada manusia. Allah yang Maha Suci menyatakan kasihNya kepada umat manusia yang berdosa. Allah mengasihi kita bukan karena kebaikan maupun kelebihan kita. Anugerah terbesar dalam sejarah manusia adalah kelahiran Tuhan Yesus Kristus di dalam dunia. Dan dalam kelahirannya adalah pada saat semua manusia sedang tidur terlelap. Sang bayi yang mulia ini lahir dalam kepapaan. Dia adalah Sang Pencipta yang diberikan kepada manusia menjadi Penyelamat. Tuhan Yesus memberikan teladan kepada kita bagaimana kita harus bersikap dengan sesama. Dengan meningalkan tahta dan kerajaan sorga yang begitu mulia, Ia masuk ke dalam dunia yang sedang tertidur. Natal merupakan simbol dari kasih Allah yang terbesar. Natal mengajarkan bagaimana kita harus mengasihi orang lain. Natal mengajarkan bagaimana kita harus berbagi dengan orang lain termasuk berbagi dengan orang-orang kecil. Berita Natal per-tama kali disampaikan kepada para gembala. Orang-orang kecil seperti mereka disampai-kan berita oleh malaikat surgawi yang mulia. Merayakan Natal seharusnya membuat kita berpaling kepada orang-orang kecil dan berbagi dengan kasih.
Kita perlu mengkampanyekan Natal Dengan Kristus di gereja-gereja. Kita perlu kembali (back to basic) kepada makna perayaan Natal yang sesungguhnya, yaitu Kristo-sentris. Dengan kerinduan untuk berbagi kasih oleh karena Allah mengasihi manusia, mari kita datang menyembahNya. Kiranya Natal kali ini membawa berkat dan sukacita bagi  Anda.  Kiranya perayaan Natalmu menjadi berkat bagi orang di sekelilingmu!

Kelahiran Yesus menurut Alkitab

Cerita kelahiran Yesus dalam Injil Perjanjian Baru ditulis dalam kitab Matius (Matius 1:18-2:23) dan Lukas (Lukas 2:1-21).
Menurut Lukas, Maria mengetahui dari seorang malaikat bahwa dia telah mengandung dari Roh Kudus tanpa persetubuhan. Setelah itu dia dan suaminya Yusuf meninggalkan rumah mereka di Nazaret untuk berjalan ke kota Betlehem untuk mendaftar dalam sensus yang diperintahkan oleh Agustus, Kaisar Romawi pada saat itu. Karena mereka tidak mendapat tempat untuk menginap di kota itu, bayi Yesus dibaringkan di sebuah palungan (malaf)[1][2]. Kelahiran Kristus di Betlehem Efrata, Yudea, di kampung halaman Daud, nenek moyang Yusuf, memenuhi nubuat nabi Mikha (Mikha 5:1-2. (Di Israel purba mereka mengenal ada dua kota Betlehem, kota Betlehem satunya lagi berada di tanah Zebulon.)
Matius mencatat silsilah dan kelahiran Yesus dari seorang perawan, dan kemudian beralih ke kedatangan orang-orang majus dari Timur -- yang diduga adalah Arabia atau Persia -- untuk melihat Yesus yang baru dilahirkan. Orang-orang bijak tersebut mula-mula tiba di Yerusalem dan melaporkan kepada raja Yudea, Herodes Agung, bahwa mereka telah melihat sebuah bintang -- yang sekarang disebut Bintang Betlehem -- menyambut kelahiran seorang raja. Penelitian lebih lanjut memandu mereka ke Betlehem Yudea dan rumah Maria dan Yusuf. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur kepada bayi Yesus. Ketika bermalam, orang-orang majus itu mendapatkan mimpi yang berisi peringatan bahwa Raja Herodes merencanakan pembunuhan terhadap anak tersebut. Karena itu mereka memutuskan untuk langsung pulang tanpa memberitahu Herodes suksesnya misi mereka. Matius kemudian melaporkan bahwa keluarga Yesus kabur ke Mesir untuk menghindari tindakan Raja Herodes yang memutuskan untuk membunuh semua anak di bawah dua tahun di Betlehem untuk menghilangkan saingan terhadap kekuasaannya. Setelah kematian Herodes, Yesus dan keluarga kembali dari Mesir, tetapi untuk menghindar dari raja Yudea baru (anak Herodes Agung, yakni Herodes Arkhelaus) mereka pergi ke Galilea dan tinggal di Nazaret.
Sisi lain dari cerita kelahiran Yesus yang disampaikan oleh kitab Injil adalah penyampaian berita itu oleh para malaikat kepada para gembala. Beberapa nyanyian Natal menyebutkan bahwa para gembala itu melihat sebuah bintang yang besar bersinar di atas kota Betlehem. Mereka mengikuti bintang itu hingga ke tempat kelahiran Yesus. Beberapa astronom dan sejarawan telah berusaha menjelaskan gabungan sejumlah peristiwa angkasa yang dapat ditelusuri yang mungkin dapat menerangkan penampakan bintang raksasa yang tidak pernah dilihat sebelumnya itu, pendapat yang paling kuat adalah dari Johannes Kepler, yang menerangkan bahwa Bintang Natal atau Bintang Betlehem itu secara astronomik adalah konjungsi planet Jupiter dan Saturnus pada konstalasi Pisces. Dan konjungsi ini memang benar terjadi pada bulan Desember tahun 7 sebelum Masehi. Penampakan bintang itu sebenarnya menurut Alkitab untuk membantu para orang majus mengetahui letak di mana Yesus dilahirkan agar kemudian dapat melaporkan kepada Herodes. Tetapi karena niat Herodes yang jahat, para orang majus tidak kembali melaporkan kepada Herodes.